“PENJARA YANG DULU BUKAN SEPERTI PENJARA SEKARANG”; LAPAS KELAS I MEDAN ADAKAN STUDI TOUR DAN FORUM GROUP DISCUSSION BAGI PELAJAR DAN MAHASISWA

Medan, 04 April 2019. Dalam rangka mewujudkan keterbukaan informasi publik dan merubah pandangan negatif masyarakat terhadap Lembaga Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan  memberikan edukasi kepada ratusan siswa-siswi SMA/SMK dan mahasiswa perguruan tinggi (PT) di Kota Medan melalui ke­giatan study tour dan focus dis­cussion grup (FGD) 

Kegiatan yang diikuti oleh 16 sekolah SMA/SMK dan 8 PTN/PTS di Kota Medan dengan total 192 orang siswa, 80 Mahasiswa, 32 Orang guru pendamping dan 8 Dosen Pendamping ini terlaksana berkat kerja sama antara Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan dengan Yayasan Indonesia Membangun (MAIMUN FOUNDATION)

MAIMUN FOUNDATION sendiri merupakan yayasan yang fokus pada kegiatan pembinaan dan pemberdayaan sosial masyarakat di Kota Medan.

Pada kegiatan tersebut dalam sambutannya, Kalapas Kelas I Medan, Bapak Budi A. Situngkir menyampaikan “”Saat ini era keterbukaan informasi. Lapas ingin membuka diri dan ingin dikoreksi semua pihak sebagai layanan publik untuk memberikan yang terbaik,”, beliau juga berpesan bahwa “Lapa Kelas I Medan ingin para siswa dan maha­siswa jangan sampai mela­kukan pe­langgaran hukum. Supaya dengan informasi terbuka mereka yang kembali mengedukasi masyarakat, bahwa penjara itu tidak seperti dulu,” tak lupa pula beliau menyampaikan “agar anak-anak ini tidak alergi dengan mantan-man­tan narapidana. Karena warga bina­an sudah terlatih dengan baik selama menjalani pembinaan dan bisa kem­bali ke masyarakat “ hal tersebut merupakan tujuan akhir dari pemasyarakatan”, tambah Beliau

Hal tersebut senada dengan yang disampaikan Ketua MAIMUN Foundation, Handarmen V Gea, mengatakan ya­yasan ini sebagai yayasan sosial yang fokus ke lapas/rutan serta mitra kerja pendidikan di masyarakat. Ke­giatan ini, agar para anak didik mengubah mindset tentang penjara.

“Kami berharap kegiatan ini hanya dilakukan di sini saja. Tetapi instansi lainnya ikut memberikan edukasi ke masyarakat, bukan hanya di kalangan sendiri,” ungkapnya.

Pada kegiatan itu, ratusan siswa dan puluhan mahasiswa diajak berkeli­ling Lapas Medan.Mereka ditunjuk­kan bagaimana warga binaan dilatih membuat roti, bengkel, olahan kopi, kedelai, kete­rampilan buatan tangan 

(TIM HUMAS LAPAS KELAS I MEDAN)

#LapasKelas1MedanHebat #LapasKelas1Medan #BukanKalengKaleng

“PENJARA YANG DULU BUKAN SEPERTI PENJARA SEKARANG”; LAPAS KELAS I MEDAN ADAKAN STUDI TOUR DAN FORUM GROUP DISCUSSION BAGI PELAJAR DAN MAHASISWA
Tagged on:                         

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *