YANG TERBUANG YANG TERSELAMATKAN ; KELUARGA BESAR LAPAS KELAS I MEDAN RAYAKAN NATAL TAHUN 2019

Medan, 21 Desember 2019 .. Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan rayakan Natal dengan penuh khidmat. Kegiatan diawali dengan Ibadah Natal yang dibawakan oleh Pendeta Dr. Suheri P. Gultom, M.Kes sebagai Pengkhotbah. Dalam Khotbahnya Beliau menceritakan kisah Zakheus yang derajatnya ditinggikan oleh Yesus Kristus. Dengan kasih-Nya, Yesus membalas kejahatan dengan kebaikan. Karena sesungguhnya Kasih Kristus tidak menyimpan kesalahan dan Yesus tidak memandang kesalahan yang dilakukan manusia. Dengan Kasih-Nya, Zakheus memberikan setengah dari miliknya dan sesuatu yang telah diperasnya akan dikembalikan empat kali lipat. Dan dengan kasih-Nya, Yesus mengubahnya menjadi orang yang diberkati (Lukas 19:9)

Senada dengan yang disampaikan oleh Pengkhotbah, Dalam sambutannya, Kalapas Kelas I Medan Bapak Frans Elias Nico menyampaikan Tema yang dipilih adalah “Yang Terbuang Yang Terselamatkan” dimana Kasih Kristus akan menyelamatkan warga binaan dalam kehidupan yang terbuang.  Kasih tanpa batas Yesus yang mengasihi, mengangkat orang yang terbuang kedalam Kasih-Nya.

Bapak Frans Elias Nico juga menyampaikan Pohon Natal yang digunakan juga merupakan hasil karya warga binaan dari botol-botol bekas yang merepresentasikan bahwa sesuatu yang telah dibuang pun ternyata masih dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang lebih  bermanfaat. Begitu juga dengan warga binaan yang telah melakukan kesalahan hingga menjalani pidana di Lembaga Pemasyarakatan, sesungguhnya masih dapat diperbaiki melalui pembinaan-pembinaan yang dilakukan di dalam Lapas. 

Hal yang disampaikan Bapak Frans Ellias Nico melengkapi sambutan Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara Bapak Sutrisman yang menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan pembinaan di Lapas harus dimaksimalkan. Beliau menyampaikan berencana akan mengadakan Perlombaan Koor antar Warga Binaan se-Sumatera Utara pada bulan Maret 2020. Hal tersebut langsung disambut meriah oleh warga binaan.

Kegiatan Natal juga diisi dengan Koor Petugas dan Warga Binaan serta hiburan Vokal Solo memuji Keagungan-Nya. Kegiatan Perayaan Natal terlaksana dengan baik berkat kerja sama seluruh petugas Pemasyarakatan. Keindahan toleransi beragama hadir melalui keterlibatan seluruh petugas dan warga binaan. Petugas dan warga binaan Muslim juga turut aktif menjadi panitia dan petugas pengeledahan untuk mensuskeskan kegiatan Natal Keluarga Besar Lapas Kelas I Medan.   Indahny solidaritas di Lapas Kelas I Medan tercipta tanpa melihat Suku dan Agama.  Damai Natal Untuk Kita Semua.   

#pemasyarakatan
#pemasyarakatanpastismart #polsuspas #polsuspas_indonesia
#lapasklas1medan #lapas1medan #lapas1medanberadat #lagustabukankalengkaleng #lapasmedan
#lapastanjunggusta #lagusta #penjara #lapas #medan #pemasyarakatan #bukankalengkaleng

YANG TERBUANG YANG TERSELAMATKAN ; KELUARGA BESAR LAPAS KELAS I MEDAN RAYAKAN NATAL TAHUN 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *