KEGIATAN MORALITAS PADA MASA ADMISI ORIENTASI DI LAPAS KELAS I MEDAN, APAAN SIH ?? ..  KEPOIN SKUY
Medan, 06 April 2021 .. Kegiatan moralitas bagi WBP Admisi Orientasi merupakan salah satu kegiatan yang ditujukan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan Kelas I Medan yang sedang menjalani masa pengenalan lingkungan (mapenaling). Masa mapenaling sendiri merupakan masa orientasi atau masa pengenalan bagi warga binaan yang baru dikirim ke dalam lapas, agar dapat  beradaptasi dengan warga binaan dan lingkungan barunya dengan baik.
Kegiatan admisi orientasi sendiri dilaksanakan selama 1 bulan, yang diisi dengan berbagai macam kegiatan diantaranya : Kegiatan Moralitas, Kegiatan Upacara Berbangsa dan Bernegara, Pelatihan Baris Berbaris, Olah Raga, Kegiatan Beribadah dan lain lain.  
Sedangkan Kegiatan Moralitas adalah salah satu kegiatan pembinaan kepribadian yang dikelola oleh Bidang Pembinaan Narapidana Khususnya Seksi Bimbingan Kemasyarakatan.  Dikomandoi langsung oleh Kabid. Pembinaan Narapidana, Ibu Peristiwa br. Sembiring, SH, MH  dan Kasi. Bimbingan Kemasyarakatan Bapak Sahat P. Sihombing, Amd.P, SH  kegiatan ini ditujukan khusus untuk  menanamkan moral, budi pekerti dan prilaku yang baik kepada warga binaan sejak dini.
Ibu Peristiwa Sembiring menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian khususnya pembinaan moral dan budi pekerti merupakan faktor penting dari pembentukan karakter seseorang. Disinilah waktunya kita mereset ulang mindset, pola fikir warga binaan melalui pemahaman-pemahaman untuk berbudi pekerti luhur sejak dini sejak awal masa pidana.  Hal tersebut diharapkan dapat menjadi benteng agar mereka dapat terhindar dan tidak lagi melakukan hal hal yang berhubungan dengan tindak pidana kedepannya, imbuh Beliau.
Kegiatan Moralitas sendiri bekerja sama dengan Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Indonesia yang dipimpin oleh Ibu Erina Wongso. Beliau memahami begitu pentingnya kehadiran masyarakat  untuk membantu institusi pemasyarakatan membina narapidana. Hal tersebut beliau lakukan sebagai salah satu wujud rasa tanggung  jawab sebagai masyarakat untuk mengembalikan warga binaan kembali menjadi warga negara yang baik.
Selain diisi oleh materi dari relawan moralitas, kegiatan moralitas ini  diisi oleh arahan dari pejabat struktural.  Dalam arahannya, Kasi. Bimbingan Pemasyarakatan Bapak Sahat P Sihombing, SH. Beliau menyampaikan mengenai Hak Hak Warga Binaan khususnya mengenai Hak Hak mendapatkan Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, Cuti Bersyarat, Asimilasi dan Hak Hak lain yang dapat diambil oleh warga binaan. Selain itu, Beliau juga menyampaikan bahwa selain memiliki Hak, Warga Binaan juga memiliki kewajiban dan larangan. Warga Binaan wajib untuk mematuhi peraturan yang berlaku di dalam Lapas seperti menjaga keamanan dan ketertiban, menjaga kebersihan serta larangan larangan lain yang harus dipatuhi.
Hal tersebut senada dengan pesan  yang disampaikan oleh Kalapas Kelas I Medan, Bapak Erwedi Supriyatno. Dalam arahannya beliau selalu berpesan kepada seluruh petugas dan warga binaan untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Selalu menjalin hubungan antara warga binaan yang humanis dan harmonis, karena Lembaga Pemaysarakatan sejatinya merupakan tempat untuk membina, bukan untuk membinasakan …….. Tetap semagat dan selalu tersenyum
TIM HUMAS LAGUSTA
KEGIATAN MORALITAS PADA MASA ADMISI ORIENTASI DI LAPAS KELAS I MEDAN, APAAN SIH ?? .. KEPOIN SKUY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *