LAPAS KELAS I MEDAN LAKSANAKAN PEMBEBASAN BERSYARAT TERHADAP 2 (DUA) ORANG WBP TINDAK PIDANA TERORISME

Medan – Lapas Kelas I Medan, laksanakan Pembebasan Bersyarat terhadap 2 (dua) orang Narapidana Tindak Pidana Terorisme di Lapas Kelas I Medan, Selasa (06/11) waktu setempat. TR (36) dan EF (22), keduanya adalah Terpidana kasus Terorisme, yang dijatuhi hukuman masing-masing yaitu 4 tahun dan 3 tahun 6 bulan. Kedua WBP Tindak Pidana Terorisme tersebut diberikan hak Pembebasan Bersyarat, sebagaimana diatur dalam Permenkumham Nomor 7 Tahun 2022 tentang PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA NOMOR 3 TAHUN 2018 TENTANG SYARAT DAN TATA CARA PEMBERIAN REMISI, ASIMILASI, CUTI MENGUNJUNGI KELUARGA, PEMBEBASAN BERSYARAT, CUTI MENJELANG BEBAS, DAN CUTI BERSYARAT dan Undang Undang Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan.

Kabid Pembinaan Narapidana Lapas Kelas I Medan, Peristiwa Sembiring, mengatakan bahwa Pemberian Pembebasan Bersyarat kepada Narapidana dilaksanakan melalui beberapa proses dan tahapan. “Pembebasan Bersyarat diberikan kepada Narapidana dilaksanakan melalui beberapa proses dan tahapan, berupa pelaksanaan Penelitian Kemasyarakatan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas), siding Tim Pengamat Pemasyarakatan di Lapas, dan tentunya Narapidana tersebut juga harus sudah memenuhi syarat, seperti sudah menjalai 2/3 masa pidana, berkelakuan baik, yang kita nilai melalui assessment” ujarnya.

Dalam pelaksanaan Pembebasan Bersyarat terhadap Narapidana Terorisme, Lapas Kelas I Medan, berkoordinasi dengan Densus 88 AT/Polri, Kepolisian Resor Kota Besar Medan, serta Badan Intelijen Strategis (BAIS), dalam melaksanakan pendampingan terhadap Pembebasan Narapidana Terorisme.

Setelah dikeluarkan dari Lapas Kelas I Medan, narapidan Terorisme yang mendapatkan Hak Pembebasan Bersyarat, dibawa ke Balai Pemasyarakatan Kelas I Medan (BAPAS) sebagai pihak yang melakukan pendapingan selama Narapidana menjalani masa Pemebebasan Bersyarat, dan kemudian akan dibawa ke Kejaksaan Negeri Medan selaku pihak yang melakukan Pengawasan.

Nantinya, setelah semua proses Pembebasan Bersyarat selesai dilaksanakan, Narapidana Terorisme diharuskan melakukan Wajib Lapor kepada Bapas Kelas I Medan dan Kejaksaan Negeri Medan, sebanyak 1 (satu) kali setiap bulannya.
TIM HUMAS LAGUSTA

LAPAS KELAS I MEDAN LAKSANAKAN PEMBEBASAN BERSYARAT TERHADAP 2 (DUA) ORANG WBP TINDAK PIDANA TERORISME

Leave a Reply

Your email address will not be published.