LAGI, LAPAS KELAS I MEDAN BUKTIKAN KEPEDULIAN TERHADAP WBP

Medan – Lapas Kelas I Medan kembali menunjukkan komitmen kepedulian yang luar biasa terhadap kesehatan para WBP. Setelah pada hari Jumat (30/09) kemarin melakukan fogging di areal blok hunian WBP, pada hari ini, Sabtu (01/10) Lapas Kelas I Medan melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Mulut dan Gigi, serta Pembagian Kacamata bagi para WBP, yang tentu saja dilakukan secara gratis, tanpa dipunguy biaya apapun.
Menggandeng Yayasan Suara Kebenaran Indonesia (SKI), GEMA INTI SUMUT, dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kota Medan, kegiatan ini dilakukan untuk menunjukan betapa peduli nya Lembaga Kelas I Medan terhadap kesehatan para Warga Binaannya. Pemeriksaan Kesehatan Gigi dan Mulut, diberikan secara gratis kepada para warga binaan yang ingin dilakukan pemeriksaan kesehatannya. Terkhusus Pembagian Kacamata Baca, hanya menyasar pada WBP yang berusia diatas 50 tahun.
Kabid Pembinaan Narapidana, Peristiwa Sembiring, ketika dimintai keterangan oleh Tim Humas Lagusta mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan para warga binaan. “Kondisi Lapas Kelas I Medan yang over kapasitas, menjadi salah satu faktor utama kuman dan penyakit dengan cepat berkembang biak. Oleh karenanya, kami Lapas Kelas I Medan bekerjasama dengan Yayasan Suara Kebenaran Indonesia, GEMA INTI SUMUT, dan PDGI Kota Medan, melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan Gigi dan Mulut, serta Pembagian Kacamata secara Gratis bagi para WBP”, ujarnya.
Warga Binaan Pemasyarakatan Kelas I Medan terlihat begitu antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Pasalnya, kacamata baca merupakan kebutuhan yang penting, terutama bagi para WBP yang sudah berusia lanjut. Apalagi, tidak semua WBP memiliki kemampuan finansial untuk membeli kacamata. Oleh karena itu, kegiatan ini disambut dengan penuh antusias dari para warga binaan.

“Kami menyadari, bahwa para warga binaan kami penuh dengan keterbatasan. Selain keterbatasan ruang gerak, mereka juga memiliki keterbatasan ekonomi yang kompleks. Sehingga, kami selaku pengayom dan pembimbing mereka, kami berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan apa yang mereka butuhkan, tentu saja dengan tetap mematuhi peraturan yang berlaku. Kami harapkan melalui kegiatan ini, banyak WBP kami yang merasa terbantu, dan kebutuhannya terpenuhi. Juga kepada masyarakat awam diluar, inilah bukti bahwa kami, Lapas Kelas I Medan sangat peduli terhadap warga binaan kami”, tutup Peristiwa.

LAGI, LAPAS KELAS I MEDAN BUKTIKAN KEPEDULIAN TERHADAP WBP

Leave a Reply

Your email address will not be published.